All posts by Yanuar Rizky

196 Posts

Membaca “Digital Economy” Dari Sepeda Di Shanghai

-Yanuar Rizky- elrizkyNet, 28 Oktober 2015: Dalam kesempatan mengikuti IFA (Asosiasi Produsen Pupuk Dunia, International Fertilizer Association) Asia Pacific Cross Road, saya sempat jalan kaki keliling lihat-lihat kehidupan kota Shanghai. Udara sepanjang hari 15-17 derajat juga mendukung untuk jalan kaki. Dalam perjalanan di setiap sudut kota Shanghai kita akan liat sepeda-sepeda parkir… setiap orang boleh

Sinyal siaga, pertarungan Pengendalian paska kesepakatan “Divestasi 51%” saham Freeport

-Yanuar Rizky- elrizkyNet, 31 Agustus 2017: Divestasi 51% Freeport pernah juga terjadi di Newmont. Newmont (holdingnya yang listing di Bursa New York / NYSE) dalam proses Divestasi selalu meyakinkan investor nya bahwa Newmont Nusa Tenggara (NNT) akan tetap dalam pengendalian Newmont. Saya baca begitu juga Freeport Mc Moran (FCX) dalam rilisnya korporasi nya di NYSE

Membaca “Fist Travel” Dari Kacamata Produk Investasi (Bodong)

-Yanuar Rizky- elrizkyNet, 28 Agustus 2017: First Travel ini boroknya terbuka ketika OJK (Satgas Investasi Bodong) mengumumkan bahwa FT termasuk dalam daftar Investasi Bodong (tanggal persisnya search aja di Google)… Itu titik awal kita melihat masalahnya, dengan 3 pertanyaan kunci (1) FT itu perusahaan biro travel umroh dan haji?; (2) FT itu perusahaan manajer investasi?

Catatan Lepas “Heboh Beras…”

-Yanuar Rizky- elrizkyNet, 26 Juli 2017: Bulan September 2015, saya merupakan salah satu yang diundang Presiden Jokowi diskusi Ekonomi sambil makan siang… Sharing apa yang saya serap sudah saya tulis di blog ini http://rizky.elrizky.net/sharing-buah-pikir-saat-makansiang-bersama-presiden-jokowi Soal isu beras yang lagi heboh sekarang, saya ingat diskusi kecil saya dengan Jokowi saat itu, ini saya copas dari tulisan

Mitigasi Resiko Krisis Ekonomi, Perlu Kesadaran Kolektif Menempatkan Kepentingan Bersama (Indonesia) Sebagai Pilihan Utama

-Yanuar Rizky’ elrizkyNet, 15 Mei 2017: Tahun 1929 Bursa New York terjadi Crash, setelah itu merembet ke perekonomian Amerika Serikat (juga dunia). Yang paling jelas dalam catatan sejarah dampaknya terhadap Indonesia dapat kita baca dalam pledoi Bung Karno di Persidangan Hindia Belanda (1930) dengan judul Indonesia Menggugat, dan makalah Bung Hata dengan judul Daulat Rakyat
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.