Transisi Isme-Profesional dalam Paradigma Baru Masyarakat

-Yanuar Rizky- Auditor, edisi September-Desember 1996: Akhir-akhir ini sering terdengar beberapa tanggapan masyarakat yang sangat kritis terhadap keberadaan sumber daya manusia kita, baik itu secara kualitas maupun kuantitas. Sebagai ilustrasi beberapa contoh kasus yang diperdebatkan antara lain: kasus pri-non pri dalam berusaha di Indonesia; kasus predikat tingginya tingkat korupsi yang diakibatkan oleh kolusi dari lembaga

‘Self Regulation’ dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1995

-Yanuar Rizky- Auditor, Edisi Maret-Juni 1996: Perseroan terbatas (P.T.) merupakan suatu entitas yang bertujuan laba dengan misi masyarakat luas terikat di dalamnya. Dengan kaidah seperti itu P.T. secara idealisme akan mengemban visi kehidupan perekonomian masyarakat, dalam hal ini meningkatkan taraf hidup masyarakat. Karakteristik tersebut memerlukan adanya aturan-aturan yang mengatur entitas tersebut dalam apek kehidupan masyarakat

‘Activity Approach’ Dalam Audit: Semangat Profesi = Rutinitas Profesi

-Yanuar Rizky- Media Akuntansi, Edisi 21, September 1997: Keluaran utama dari suatu proses audit adalah opini yang menggambarkan tingkat kewajaran (materialitas) dari suatu obyek audit. Kata wajar sering menjadi perisai diri bagi auditor dalam menjawab semua keterbatasan laporan keuangan, akan tetapi penggunaan materialitas sample dapat ditingkatkan kualitasnya dengan memberikan supervisi tentang pemahaman alur bisnis klien

2-in-1: Solusi Syariah Untuk Globalisasi Pasar Modal Indonesia

-yanuar Rizky- Republika, 17 Maret 2003: Kalau Amerika berhasil menanamkan kemasan dagang 1-for-all, atau 1 pasar yang dapat digunakan oleh semua bentuk prinsip dasar (fundamental) yang diyakini oleh kemajemukan pemodal global. Kemudian bagaimana, pasar keuangan Indonesia dapat melakukan positioning ?. Terkait dengan momentum penarikan dana investor timur tengah dari NYSE paska “ketersingungan” fund-manager kawasan tersebut

Ada Apa Dengan Globalisasi Pasar Modal ?

-Yanuar Rizky- elrizkyNet, 5 November 2002: “Perang Melawan Teroris”, itulah pesan politik yang ingin disampaikan oleh George W. Bush kepada dunia internasional. Bahkan, telah sampai pula kepada penyidikan pengelolaan dana-dana “pihak” yang diduga teroris, baik itu di perbankan ataupun juga di pasar modal Amerika (NYSE). Sayangnya, pesan politik tersebut terkesan diarahkan secara berlebihan kepada umat
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.