-Yanuar Rizky- status Facebook, 2 September 2015: Membaca tulisan Anwar Nasution di Kompas soal 2015 bandingkanya ya ke 1997 bukan ke 1998 nya, intinya kalau mau cegahlah “1998”… Dalam #makanSiang bersama Presiden Jokowi kemarin, saya senang Ekonom senior yg hadir bicara pertama dan sama persis memberi input spt itu ke Pak Presiden… Sebagai salah satu
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Hari ini sejumlah ekonom diundangkan Presiden Joko Widodo ke istana. Salah satunya adalah pengamat ekonomi Yanuar Rizky. Yanuar mengaku diundang makan siang bersama Jokowi sembari untuk membicarakan kondisi ekonomi terkini. Dia mengungkapan, ada banyak hal yang akhirnya bisa disampaikan para ekonom kepada presiden langsung, terlebih terkait pelemahan rupiah yang terjadi saat ini.
-Yanuar Rizky- status Facebook, 1 September 2015: Rabalah di depan kurva, bergeraklah mendahului kurva.. daripada hanya sekedar membaca kurva yang telah terjadi dan mencari kurva sejenis di masa lalu, yang bisa jadi malah salah objek amatannya … saya sudah menulis panjang subuh ini soal ini, tapi sebulan ini blog saya ngadat, dan masih dibenerin.. kalau sudah
-Yanuar Rizky- status Facebook, 28 Agustus 2015: Setelah selama 2 minggu Rupiah begitu atraktifnya diperdagangkan di pasar uang US Dolar di New York (carry trade) yang juga jadi tekanan US Dolar di pasar uang Rupiah Jakarta, sinyalnya subuh ini WIB (sore waktu New York) tenang tanpa pergerakan di angka 14.038,50. Angka yang relatif sama dengan penutupan
-Yanuar Rizky- status Facebook, 27 Agustus 2015: Rupiah di pasar uang USD subuh hari ini WIB (sore Waktu New York) ditutup 14.262,50 .. Itu semua di kurva yg merangsek cepat terus… Kalau diskusi di para ‘take over’, yang dilihat apa ini ke depan sudah akan diakhiri dengan terus USD digoreng cepat agar masakan cepat disajikan, kalau