-Yanuar Rizky- status Facebook, 16 Juli 2015:[noteToMySelf] pada suatu masa sulit (duniawi) dengan kondisi keuangan berhutang, baik untuk usaha yang saat itu hanya satu-satunya, maupun untuk sehari-hari, seperti layaknya banyak orang biasa aja saya mencoba menenangkan diri dengan berdiskusi dengan ahli agama (ustad)… Saat itu, ustad bilang ke saya “ini cobaan sekaligus teguran bagi orang
-Yanuar Rizky- elrizkyNet, 3 Agustus 2015: Gini ya kalau mau dilihat itu ada tiga faktor terkait pasar keuangan: (1) Volatilitas; (2) Harga Penutupan; dan (3) Elastisitas Arbitrase antara pasar modal dan pasar uang Kalau Volatilitas meningkat, maka itu diakibatkan oleh aksi ambil untung jangka pendek (short) meningkat, kalau ini yang terjadi maka teorinya posisi long
-Yanuar Rizky- elrizkyNet, 12 Juli 2015: Dalam literatur manajemen strategi ada yang disebut dengan ‘strategi pertumbuhan negatif’, atau tindakan yang dengan sadar diambil untuk membuat pertumbuhan negatif (menurun) disaat peluang untuk tumbuh positif ruangnya sebenarnya masih ada… Kalau mau dirunut, ini ada teori dasarnua dalam ilmu ekonomi, yaitu ‘the law of deminishing return’ .. atau
-Yanuar Rizky- elrizkyNet, 5 Juli 2015: Kalau di treking tulisan dan pendapat saya di media (mainstream maupun sosial) sejak pelemahan Rupiah atas US Dolar di Kuartal 3 2011, saya usul operasi pasar terbuka valas dilakukan terfokus.. yaitu: (1) mengambil alih pengendalian SUN beredar ke sisi neraca moneter BI; dan (2) menghidupkan target nilai tukar ke
-Yanuar Rizky- elrizkyNet, 30 Juni 2015: Ini cerita kira-kira terjadi diantara tahun 1998-2000. Saat itu, saya dan beberapa teman belum lama bergabung di satuan pemeriksa Bursa Efek Jakarta (BEJ). Sebuah unit kerja di Bursa yang lahir bersamaan dengan lahirnya UU no 8 tahun 1995 tentang pasar modal. Sebagian besar dari kami waktu itu sebelumnya berasal