-Yanuar Rizky-
elrizkyNet, 23 November 2015: Karena yang membahas di sisi pertarungan antara para makelar di Indonesia begitu Ramai nya..
Orang lupa, sebenernya apa sih Kepentingan Freeport McMoran terhadap kepastian “perpanjangan kontrak” yang nantinya akan berubah juga ke IUP (Ijin Usaha Pertambangan)
Grafik ini menjelaskan, ini perusahaan rasio utang dari sahamnya terus membesar..

Apa konteksnya, Freeport oleh Standard & Poor rating surat utangnya di downgrade dari BBB ke BBB- .. koreksi diakibatkan turunnya harga komoditas..
Jadi, kalau keberlanjutan usahanya di Indonesia juga tidak pasti, maka ini ancaman ke pasar utangnya, karena koreksi ketidakpastian garapan di papua yang match dengan profil surat utangnya..
Ada 2 implikasi: (1) soal tekanan harga komoditas, maka biayai smelter hanya buying time aja krn Cash Flow abis juga buat operasional dan bayar utang; (2) gali lubang tutup lubang, dimana data menunjukan tahun 2022-2025 jadi tahun krusial buat obligasi Freeport McMoran karena jatuh tempo di tahun tersebut. Disaat Cashflow dalam tekanan turunnya harga komoidita, maka pilihannya terbitin surat utang baru, inilah kepentingannya dalam waktu dekat memang mcMoran butuh legal kepastian kontrak di papua agar bisa masuk ke pasar keuangan..

Jadi, diantara keterdesakan korporasi ini, yang terjadi banyak makelar di Indonesia menangkap peluang dengan nawarin jasa … dan, serunya makelarnya berantem, padahal bohirnya juga lagi susah ama utang .. alias modalnya dari ngutang juga.
Siapa menekan siapa?, siapa ambil untung ditengah kesempitan?, dan apa kepentingan nasional kita? Inilah tontonan “parodi kepentingan”….
Sumberdata grafik: MorningStar Credit Rating
Salam #enjoyAja,
-yanuar Rizky, WNI biasa aja
